Inilah 8 Bela Diri Asli Indonesia yang Melegenda

1. Pencak Silat

Pencak silat atau silat adalah suatu seni bela diri tradisional yang berasal dari Kepulauan Nusantara(Indonesia).

Seni bela diri ini secara luas dikenal di Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura, Filipina selatan, dan Thailand selatan sesuai dengan penyebaran berbagai suku bangsa Nusantara. Induk organisasi pencak silat di Indonesia adalah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

2. Silek Minangkabau

Silat Minangkabau (bahasa Minangkabau: silek Minangkabau) adalah seni beladiri yang dimiliki oleh masyarakat Minangkabau, Sumatra Barat, Indonesia yang diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi.

Masyarakat Minangkabau memiliki tabiat suka merantau semenjak beratus-ratus tahun yang lampau. Untuk merantau tentu saja mereka harus memiliki bekal yang cukup dalam menjaga diri dari hal-hal terburuk selama di perjalanan atau di rantau, misalnya diserang atau dirampok orang.

Di samping sebagai bekal untuk merantau, silek penting untuk pertahanan nagari terhadap ancaman dari luar. Silat Minangkabau juga dapat sebagai sarana hiburan yang dipadukan dengan drama yang dinamakan Randai. Yang berisikan nasehat Dan petuah Dari Nenek Moyang yang diturunkan secara turun temurun.

3. Tarung Derajat

Tarung Derajat adalah seni bela diri khas suku Sunda berasal dari Indonesia yang diciptakan oleh Achmad Dradjat.

Ia mengembangkan teknik melalui pengalamannya bertarung di jalanan pada tahun 1960-an di Bandung. Tarung Derajat secara resmi diakui sebagai olahraga nasional dan digunakan sebagai latihan bela diri dasar oleh TNI Angkatan Darat dan Brigade Mobil Polri.

4. Silat Cimande

Silat Cimande adalah salah satu aliran pencak silat tertua yang telah melahirkan berbagai perguruan silat di Indonesia bahkan di luar negeri.

Banyak versi yang menjelaskan tentang berdirinya pencak silat ini, semua komunitas Maenpo Cimande sepakat tentang siapa penemu Maenpo Cimande, semua mengarah kepada Abah Khaer (penulisan ada yang: Kaher, Kahir, Kair, Kaer dan sebagainya. Abah dalam bahasa Indonesia berarti Eyang, atau dalam Bahasa Inggris Great Grandfather).

Tetapi yang sering diperdebatkan adalah dari mana Abah Khaer itu berasal dan darimana dia belajar Maenpo. Menurut Bapak Rifai (Guru Pencak Silat Cimande Panca Sakti di Jakarta pada tahun 1993). Pencak Silat aliran Cimande pertama kali diciptakan dari seorang Kyai bernama Mbah Kahir.

Mbah Kahir adalah seorang pendekar Pencak Silat yang disegani. Pada pertengahan abad ke XVIII (kira-kira tahun 1760), Mbah Kahir pertama kali memperkenalkan kepada murid-muridnya jurus silat.

Oleh karena itu, ia dianggap sebagai Guru pertama silat Cimande. Pahlawan Betawi yaitu Si Pitung dipercaya juga berasal dari aliran perguruan silat ini.

5. Perisai Diri

Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri atau disingkat Kelatnas Indonesia Perisai Diri adalah organisasi olahraga beladiri yang didirikan oleh R.M. Soebandiman Dirdjoatmodjo pada tanggal 2 Juli 1955 di Surabaya, Jawa Timur.

6. Bakti Negara

Silat Bakti Negara adalah salah satu aliran pencak silat yang dirintis oleh antara lain pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai namun secara resmi didirikan pada 31 Januari 1955 oleh para pendekar Bali yakni Ida Bagus Oka Dewangkara, Pendekar Ida Bagus Oka Sahadewa, Pendekar Bagus Made Rai Keplak, Pendekar Anak Agung Rai Tokir, Pendekar Anak Agung Meranggi, dan Pendekar Sri Empu Dwi TaPutih.

7. Merpati Putih

Merpati Putih (MP) merupakan salah satu perguruan pencak silat bela diri Tangan Kosong (PPS Betako) dan merupakan salah satu aset budaya bangsa, mulai terbentuk aliran jenis beladiri ini pada sekitar tahun 1550-an dan perlu dilestarikan serta dikembangkan selaras dengan perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan serta teknologi dewasa ini.

Saat ini MP merupakan salah satu anggota Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) dan Martial Arts Federation For World Peace (MAFWP) serta Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa atau PERSILAT (International Pencak Silat Federation).

8. Tapak Suci

Perguruan Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah atau disingkat Tapak Suci, adalah sebuah aliran, perguruan, dan organisasi pencak silat yang merupakan anggota IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia).

Tapak Suci termasuk dalam 10 Perguruan Historis IPSI, yaitu perguruan yang menunjang tumbuh dan berkembangnya IPSI sebagai organisasi.

Tapak Suci berasas Islam, bersumber pada Al Qur’an dan As-Sunnah, berjiwa persaudaraan, berada di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah sebagai organisasi otonom yang ke-11.

Tapak Suci berdiri pada tanggal 10 Rabiul Awal 1383 H, atau bertepatan dengan tanggal 31 Juli 1963 di Kauman, Yogyakarta. Tapak Suci memiliki motto “Dengan Iman dan Akhlak saya menjadi kuat, tanpa Iman dan Akhlak saya menjadi lemah”.

Organisasi Tapak Suci berkiprah sebagai organisasi pencak silat, berinduk kepada Ikatan Pencak Silat Indonesia, dan dalam bidang dakwah pergerakan Tapak Suci merupakan pencetak kader dari Muhammadiyah. Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah berkedudukan di Kauman, Yogyakarta, dan memiliki kantor perwakilan di ibu kota negara.

Cara Membuat Jamu Kunci Sirih

Jamu kunci sirih merupakan perpaduan dari daun sirih dan temu kunci.

Seperti yang sudah diketahui oleh banyak orang, daun sirih memiliki manfaat yang baik untuk wanita, yaitu mengatasi masalah keputihan, menghilangkan bau badan tidak sedap, dan mengatasi jerawat.

Berikut ini adalah cara membuat jamu kunci sirih yang nikmat dan baik untuk kesehatan.

Bahan-bahan :

  1. 1 liter air
  2. 4 ruas jari Kunci
  3. 1 ruas jari Jahe
  4. 1 rimpang Kunyit
  5. 4 ruas jari Kencur
  6. 4 Serai (saya menggunakan batang serai yg kecil sekali) geprak
  7. 1 batang Kayu manis (saya memakai kayu manis bubuk 1/4 sdt)
  8. 5 Daun suruh/ daun sirih
  9. 250 gr Gula merah/gula jawa
  10. 25 gr Asam jawa
  11. Segenggam luntas (saya skip)
  12. 1 buah Jeruk nipis

Cara Membuat :

1) Pertama-tama, siapkan baha-bahan lalu kupas, dan jangan lupa cuci sampai bersih

2) Blender semua bahan kecuali asam jawa, kayu manis, gula merah, jeruk nipis, dan daun serai

3) Saring bahan yang sudah diblender tadi

4) Rebus semua bahan kecuali jeruk nipis, tunggu hingga mendidih

5) Setelah mendidih matikan api, lalu masukan perasan jeruk nipis

6) Biarkan dingin, lalu saring lagi

7) Jamu Kunci sirih pun siap dinikmati… 🙂

Selamat mencoba 🙂

Cara Membuat Jamu Beras Kencur

Beras kencur adalah minuman penyegar khas Jawa. Minuman ini juga digolongkan sebagai jamu karena memiliki khasiat meningkatkan nafsu makan.

Beras kencur sangat populer karena memiliki rasa yang manis dan segar. Berikut ini adalah cara membuat jamu beras kencur yang nikmat dan baik untuk kesehatan.

Bahan-bahan :

  1. 5 ruas kencur
  2. 3 sdm beras
  3. 1 ruas jahe
  4. 3 buah gula merah
  5. 1 lbr daun pandan
  6. 1 ltr air

Tata Cara Membuat :

1) Rendam beras semalaman, lalu cuci bersih beras dan buang airnya. Kemudian sangrai beras sampai kuning kecoklatan.

2) Rebus gula merah dengan air mineral 1 liter dan jangan lupa masukan daun pandan. Tunggu hingga mendidih, lalu dinginkan.

3) Kupas kencur dan Jahe lalu cuci sampai bersih.

4) Setelah itu masukan semua bahan tadi kedalam blender. Mixer sampai halus.

5) Kemudian saringlah bahan yang tadi sudah di mixer.

6) Beras kencur pun siap disajikan… 🙂

Selamat mencoba… 🙂

Cara Membuat Jamu Kunyit Asam

Jamu seringkali diidentikan dengan minuman yang memiliki rasa pahit dan tidak enak, namun berbeda dengan kunyit asam.

Ketika mencicipinya, Anda akan merasa kesegaran dari asam Jawa yang membuat jamu menjadi lebih nikmat. Berikut ini adalah cara membuat jamu kunyit asam yang nikmat dan baik untuk kesehatan.

Bahan-bahan :

250 gr kunyit

700 ml air asam Jawa (20 butir asam jawa + air)

150 gr gula merah

450 ml untuk kunyit yang diblender

Tata cara Membuat

1) Kupas kunyit lalu potong kecil-kecil

2) Tambahkan air lalu blender hingga halus

3) Cairkan asam Jawa dengan air, lalu peras

4) Masukan semua bahan tadi dalam panci dan tambahkan gula merah

5) Masak hingga mendidih. Biarkan mendidih hingga 5 menit, supaya masakannya benar-benar matang.

6) Matikan kompor, biarkan hingga dingin, lalu saring… Jamu kunyit asam pun siap untuk dinikmati… 🙂

Selamat mencoba… 🙂

Macam-macam Jamu dan Khasiatnya

Jamu adalah sebutan untuk obat tradisional dari Indonesia. Belakangan populer dengan sebutan herba atau herbal.

Jamu dibuat dari bahan-bahan alami, berupa bagian dari tumbuhan seperti rimpang (akar-akaran), daun-daunan, kulit batang, dan buah.

Ada juga menggunakan bahan dari tubuh hewan, seperti empedu kambing, empedu ular, atau tangkur buaya. Seringkali kuning telur ayam kampung juga dipergunakan untuk tambahan campuran pada jamu gendong.

Berikut ini beberapa nama jamu beserta khasiatnya.


1) Jamu beras kencur


Jamu beras kencur ini dipercaya berkhasiat untuk menghilangkan pegal-pegal pada tubuh dan meringankan batuk di tenggorokan…


2) Jamu Cabe Puyang


Jamu Cabe Puyang ini dipercaya berkhasiat untuk meredakan demam dan dapat menghilangkan pegal linu. Dan selain itu, jamu ini juga dipercaya dapat menambah sel darah merah bagi pengidap penyakit anemia.

3) Jamu Kunyit (Kunir Asam)


Jamu kunyit asam ini dipercaya dapat menghilangkan sariawan akibat panas dalam dan populer dikalangan wanita karena dapat memperlancar menstruasi saat datang bulan…

4) Jamu Pahitan


Jamu pahitan ini dipercaya dapat menghilangkan bau badan, menurunkan kolesterol, menghilangkan kencing manis dll

5) Jamu Kunci Sirih


Jamu kunci sirih dipercaya oleh wanita, terutama ibu-ibu untuk mengobati keluhan keputihan (fluor albus). Sedangkan manfaat lain yaitu untuk merapatkan bagian intim wanita (vagina), menghilangkan bau badan, mengecilkan rahim dan perut, serta dikatakan dapat menguatkan gigi.

6) Jamu Uyup-uyup (Gepyokan)


Jamu ini percaya untuk meningkatkan produksi air susu ibu pada ibu yang sedang menyusui, menghilangkan bau badan dan dapat mendinginkan perut.

7) Temulawak

Jamu ini dipercaya bisa meningkatkan daya tahan tubuh, menghilangkan pegal-pegal dan gejala masuk angin, dan berbagai penyakit lainnya seperti maag, sakit kepala, gangguan ginjal dan empedu, kembung, juga untuk mencegah jerawat.

Jamu merupakan minuman herbal yang merupakan bagian dari kebudayaan di Indonesia yang bukan hanya sekedar minuman biasa, tetapi minuman yang menyehatkan dan sudah terbukti khasiatnya dari dulu.